INTERNATIONAL SEMINAR on LANGUAGES AND CULTURES and History (ISLCH) 2020

Virtual International Seminar

September 12, 2020 – September 13, 2020


Since prehistoric times, Southeast Asia has become a dinamically developing region. The regions of Malaka Strait played a very essential role in international trading activities since the first century. The fast flows at Malaka Strait made it the sphere of influence among Indian and Chinese kingdoms (Briyan, 2019: 79). The Arabian traders coming from Middle East also took part in this trade channel (Burhanuddin, 2017:20). European culture even influenced the cultural patterns of Southeast asian society during the time of colonialism (Rahmawati, 2014: 104). Colonialism has led to structural changes in Southeast Asia. Therefore, the influence of Hinduism-Buddhism, Islam and Western cultures, during the cultrural development within this regiona, has shaped arts cultures and histories in each of Southeast Asian countries.    The southeast Asian societies have experienced very rapid and significant changes in the fields of economics, education, socio-culture, and history (see Turner, 2005: 1; Hurrel, 2007: 1).  In 1967, along with the reality of socio-cultural and historical similarities shared, ten countries in this region established Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) to make Southeast Asia a peaceful, safe, stable, and prosperous region by holding three major pillars, namely Political-Security Society pillar, ASEAN Economic Society pillar, and ASEAN Socio-Cultural Society Pillar. Its vision “One Vision, One Identity, One Community" was declared in 2005 in Malaysia beginning the trend of natural and human resources development in the region of Southeast Asia (The Directorate General of ASEAN Cooperation & Secretary of Directorate General of ASEAN Cooperation, 2019: 5).

The development of information and telecommunication technology has also accelerated the globalization process. It created various new challenges and problems to solve, overcome and answer for the sake of globalization use for life. It could be said that globalization and advancement in information technology had been well applied in many forms of human activities which sparked a variety of issues such as cybersecurity,  human rights and foreign workforce, geopolitics of South China Sea, health and education, arts preservation, culture and local wisdom, all of which have attracted serious attention from all countries in this region (Secretary of Directorate General of ASEAN Cooperation & Directorate General of ASEAN Cooperation, The Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia, 2017).

In the end of 2019, Covid-19 or a global pandemic has struck countries all over the world. The countries in Southeast Asia have been fighting many ways to stop the virus lethal infection among the society in this region. Covid-19 has not only changed social behavior and culture, but it has also encouraged fast changes in reproduction of knowledge. The performance of arts, culture, and history is no longer like how it was in normal time before this global pandemic. In fact, the way people perform arts, practice their cultures, use communication, practice traditional ritual, and undergo their life habits have also changed.

The changes in reproduction of knowledge (arts, language, culture, and history) from before and in the time of Covid-19 pandemic are what is being brought up as the theme of this international seminar in cooperation betwenn faculty of Cultural Sciences, University of Sumatera Utara and  University of Sains Malaysia. The collaboration of these two universities proposes the theme of “The Development of Arts, Language, Culture, and History in Southeast Asia”.

 

Keynote Speakers

  • Prof.Dato Seri Dr. Md.Salleh Yafaar (University Sains Malaysia)
  • Dr. Surasak Jamnongsarn (Srinakharinwirot University Bangkok Thailand)
  • Dr. William Bradley Horton (Akita University Japan)
  • Dr.Kundharu Saddhono, S.S, M.Hum (University Sebelas Maret Surakarta Indonesia)
  • Dr. M.Takari, M.Hum (Universitas Sumatera Utara Indonesia)

Committee

  • Dr. Mulyadi, M.Hum. (Chairman)
  • M. Pujiono, M.Hum., Ph.D (secretary)

 

Organizer

In cooperation between Faculty of Cultural Sciences, University of Sumatera Utara -  Faculty of Arts and Humanities, University of Sains Malaysia.

 




The International seminar on languages and cultures in Asia (ISLC-FIB USU)
#13-1-2026 - 15.02 PM awal 2026 menjadi titik balik cara pemain mengelola sesi tren awal tahun mengarah pada pola bermain yang lebih stabil perubahan pola bermain digital terlihat sejak awal tahun ini pendekatan bermain terkontrol mulai mendominasi tren 2026 data awal tahun memperlihatkan perubahan preferensi pemain pengamatan awal 2026 menunjukkan pergeseran strategi bermain tren baru menunjukkan pemain lebih mengutamakan keseimbangan awal tahun menjadi fase penyesuaian pola bermain digital riset awal tahun menyoroti evolusi cara bermain pemain digital perubahan tren bermain mulai terlihat di berbagai komunitas pendekatan bermain yang lebih tertata mulai diterapkan pemain menjaga ritme sesi menjadi perhatian utama pemain digital pola bermain lebih stabil dinilai memberi rasa kontrol pendekatan bertahap membantu pemain mengelola dinamika mengatur tempo secara konsisten menjadi kebiasaan baru pemain studi awal menunjukkan cara bermain yang lebih seimbang pemain berpengalaman lebih memilih pendekatan terukur pendekatan bermain adaptif kian diperhatikan di awal tahun mengelola sesi dengan ritme stabil menjadi fokus evaluasi perubahan cara bermain digital mencerminkan tren baru mengapa banyak pemain mengubah cara bermainnya di awal 2026 pendekatan tenang justru membantu pemain membaca pola lebih jelas bukan intensitas konsistensi justru mulai diutamakan pemain cara baru pemain menyikapi dinamika permainan digital pendekatan sederhana mulai menggeser gaya bermain lama alasan pemain lebih menahan tempo di awal tahun ini perubahan kecil dalam ritme bermain mulai memberi dampak besar pendekatan stabil dinilai memberi kontrol lebih baik pemain tidak lagi mengejar kecepatan seperti tahun sebelumnya mengelola tempo menjadi fokus baru pemain digital riset awal 2026 mengungkap pola bermain yang lebih terkendali analisis data menunjukkan pergeseran strategi bermain digital studi lapangan menyoroti adaptasi pemain terhadap pola sesi evaluasi perilaku digital mengarah pada strategi lebih seimbang data terkini mengungkap cara pemain menjaga stabilitas sesi analisis awal tahun memperlihatkan pola bermain yang lebih terstruktur riset digital mengungkap perubahan cara pemain membaca pola pendekatan adaptif dinilai efektif menghadapi variasi permainan studi perilaku menunjukkan pemain lebih menghindari tekanan berlebih evaluasi tren digital menunjukkan fokus baru pada ritme evaluasi awal tahun menunjukkan perubahan pola bermain digital analisis perilaku pemain mengarah pada pendekatan yang lebih terukur studi digital mengungkap pentingnya menjaga ritme dalam sesi bermain pengamatan awal 2026 memperlihatkan pola bermain yang lebih stabil riset perilaku menunjukkan konsistensi mulai menjadi preferensi utama pendekatan sistematis dinilai relevan menghadapi dinamika permainan data awal tahun menggambarkan perubahan cara pemain mengelola sesi analisis tren digital menyoroti pergeseran gaya bermain studi awal mengungkap adaptasi pemain terhadap pola baru evaluasi sesi bermain menunjukkan fokus baru pada stabilitas fenomena bermain lebih tenang mulai terlihat di awal tahun ini banyak pemain mulai menata ulang cara mengatur ritme bermain perubahan gaya bermain digital menjadi sorotan awal 2026 pendekatan bertahap semakin sering digunakan pemain berpengalaman pola bermain lebih rapi mulai mendominasi preferensi pemain pengamatan digital menunjukkan pemain lebih menjaga alur sesi fenomena konsistensi bermain menarik perhatian pengamat digital awal tahun menjadi momen evaluasi cara bermain digital perubahan ritme bermain terlihat di berbagai platform pemain mulai lebih selektif dalam mengatur tempo bermain arah baru pola bermain digital mulai terlihat di awal tahun 2026 evaluasi kebiasaan pemain menunjukkan perubahan cara mengelola sesi pendekatan bermain lebih terkendali kian mendapat perhatian analisis tren awal tahun mengungkap pola bermain yang lebih rapi studi digital menyoroti cara pemain menjaga konsistensi ritme perubahan gaya bermain mulai terlihat di berbagai platform digital data awal tahun menunjukkan pemain lebih selektif mengatur tempo pendekatan sistematis dinilai membantu menjaga stabilitas sesi riset awal 2026 mengungkap cara pemain menyikapi dinamika permainan pengamatan digital menunjukkan pergeseran fokus dari intensitas ke ritme mengapa banyak pemain mulai mengubah cara bermainnya tahun ini pendekatan tenang perlahan menggeser gaya bermain lama analisis perilaku digital mengungkap alasan pemain lebih menahan tempo studi awal tahun menunjukkan cara baru pemain membaca pola perubahan kecil dalam ritme bermain mulai menarik perhatian pola bermain stabil kian dianggap relevan di tengah tren baru pendekatan bertahap dinilai memberi kontrol lebih baik bagi pemain data lapangan mengungkap cara pemain menjaga sesi tetap seimbang evaluasi awal 2026 menyoroti adaptasi pemain terhadap perubahan pola riset digital memperlihatkan cara pemain menghindari tekanan berlebih penalaran terstruktur pemain dalam menyikapi dinamika permainan digital kesadaran kognitif pemain terhadap karakter sistem permainan online kejelasan sikap bermain pemain berdasarkan pemahaman mekanisme permainan pertimbangan rasional pemain dalam menghadapi variabilitas permainan pendekatan berpikir seimbang pemain saat menafsirkan sistem permainan penataan pola pikir pemain dalam menyikapi ketidakpastian permainan keselarasan cara berpikir pemain dengan struktur sistem permainan pemahaman konseptual pemain terhadap alur mekanisme permainan digital konsistensi penalaran pemain dalam mengelola sesi permainan sikap bermain rasional pemain berdasarkan pemetaan sistem permainan analisis mekanisme permainan terhadap penyesuaian perilaku pemain evaluasi sistem permainan dalam membentuk keputusan bermain pemain pemantauan dinamika sistem permainan terhadap stabilitas sikap bermain pendekatan sistematis dalam memahami pola permainan digital karakter sistem permainan sebagai dasar penyesuaian ritme bermain analisis struktur permainan terhadap cara pemain menyikapi sesi evaluasi pola sistem permainan dalam konteks keputusan bermain pemahaman mekanisme permainan sebagai landasan penataan cara bermain stabilitas sistem permainan dan implikasinya terhadap sikap pemain penafsiran mekanisme permainan oleh pemain dalam sesi berkelanjutan distribusi simbol mahjong dalam sistem permainan berbasis sesi variabilitas pola mahjong sebagai bagian dari dinamika permainan digital pemahaman alur visual mahjong dalam menjaga ritme bermain evaluasi mekanisme scatter dalam struktur permainan mahjong sebaran elemen mahjong terhadap penyesuaian sikap bermain pemain struktur pola mahjong dalam konteks sistem permainan digital pemantauan ritme mahjong berdasarkan karakter mekanisme permainan analisis pola mahjong terhadap stabilitas sesi permainan variasi simbol mahjong dalam alur permainan yang terpantau pendekatan analitis terhadap mekanisme mahjong dalam sistem permainan evaluasi cara bermain pemain berdasarkan dinamika sistem permainan penyesuaian sikap bermain terhadap perubahan pola sistem permainan pendekatan rasional pemain dalam menghadapi fluktuasi permainan kejelasan strategi bermain pemain berdasarkan analisis sistem pemahaman dinamika permainan sebagai dasar penataan sesi bermain analisis perilaku pemain dalam menyikapi ketidakpastian permainan penalaran logis pemain terhadap pola permainan yang berubah pendekatan terukur pemain dalam menafsirkan sistem permainan digital evaluasi pola bermain sebagai refleksi pemahaman sistem permainan kesadaran pemain terhadap hubungan sistem permainan dan keputusan bermain